Kementerian ATR/BPN turut serta sumbang kebjiakan dan strategi dalam agenda Mayor’s Talk ke 45: Climate and Urban Resilience yang dilaksanakan di Kota Bogor, 28-29 September 2026, kepada 25 Wali kota dan delegasi pemerintah kota anggota Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Forum strategis ini menfokuskan perhatian pada penguatan kapasitas kota dalam menghadapi perubahan iklim global dan cuaca ekstrem.

Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang, Reny Windyawati, yang mewakili Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyampaikan arahan kebijakan nasional penataan ruang dalam menghadapi perubahan iklim, pemanfaatan informasi risiko iklim sebagai dasar kebijakan tata ruang, penguatan peran pemerintah daerah dalam mewujudkan tata ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim, serta peluang inovasi kebijakan pertanahan dan tata ruang untuk mendukung kota yang tangguh.

Peluang inovasi untuk mendukung terwujudnya kota yang tangguh dapat dilakukan oleh pemerintah kota adalah melalui, antara lain, kebijakan pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, pengendalian pemanfaatan ruang dan tanah melalui pengurangan alih fungsi lahan yang dibarengi dengan penegakan hukum dalam pemanfaatan ruang dan Reforma Agraria.

Baca selengkapnya kunjungi: ditjenpptr.atrbpn.go.id

More From Author

Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Manajemen Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Penataan Ruang Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2026 Pola 200 Jam Pelajaran (JP) resmi ditutup di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Reserse Lemdiklat Polri

Dokumen KKPR bukan hanya bagian dari proses perizinan berusaha, tetapi juga instrumen penting untuk memastikan kegiatan pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana tata ruang dan memberikan kepastian hukum bagi para pihak. ⚖️📄

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *